Bagaimana Cara Klaim Asuransi Kesehatan yang Benar?

Masih tingginya biaya layanan kesehatan saat ini, membuat sebagian orang memilih untuk menggunakan asuransi kesehatan sebagai cara melakukan perlindungan terhadap kesehatan diri dan keuangan. Bagi yang baru pertama kali menggunakan asuransi kesehatan, mungkin masih ada beberapa hal yang belum dipahami dengan baik, misalnya cara mendaftar asuransi kesehatan Cashless, cara klaim asuransi, masa aktif asuransi dan lainnya. Sebagai tambahan informasi, berikut ini ada penjelasan singkat mengenai cara klaim asuransi kesehatan, silahkan disimak hingga akhir.

  • Lakukan Pembayaran Premi Sesuai Jadwal

Sebagai tanggung jawab peserta asuransi, sudah seharusnya untuk melakukan pembayaran premi setiap bulan dan sesuai jadwal yang ditentukan. Biasanya, pihak perusahaan asuransi memiliki peraturan mengenai tanggal maksimal pembayaran premi. Lakukan pembayaran secara rutin dan usahakan tidak melebih batas maksimal pembayaran. Jika premi selalu dibayarkan teratur dengan baik setiap bulan, maka diharapkan ketika jika harus melakukan klaim, proses pencairan dana bisa berjalan mudah dan cepat.

  • Pahami Klausul Pengecualian

Sebelum benar-benar mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi, pahami betul bagian-bagian terpenting pada isi polis, misalnya saja pada klausul pengecualian. Pada asuransi kesehatan, klaim asuransi bisa dilakukan setelah polis berusia 6 bulan atau 1 tahun, ini berlaku untuk beberapa jenis penyakit seperti penyakit kritis. Ketahui pula berapa jatah biaya maksimal yang bisa dikeluarkan perusahaan asuransi untuk jenis produk asuransi yang dipilih.

  • Pastikan Asuransi Telah Aktif

Biasanya, pihak perusahaan memiliki peraturan mengenai batas masa aktif asuransi, misalnya 30 hari setelah resmi terdaftar. Jadi, jika ingin menggunakan asuransi pastikan masanya sudah memenuhi masa aktif asuransi yang telah ditetapkan sesuai aturan pihak asuransi.

  • Sistem Reimbursement

Pada suatu ketika, peserta asuransi mengalami suatu hal yang mengharuskan ia membayar sendiri biaya yang semestinya ditanggung oleh pihak asuransi. Jangan khawatir! Hal ini mungkin saja termasuk dalam sistem reimbursement. Ya, pada banyak perusahaan asuransi, ada yang menerapkan sistem reimbursement atau yang biasa disebut dengan bayar belakangan. Jadi, peserta terlebih dahulu menanggung biaya sendiri, namun setelah itu dapat mengajukan pergantian biaya pada pihak asuransi dengan melakukan prosedur klaim sesuai dengan peraturan yang ditetapkan.