Besarnya Biaya Rumah Sakit, Alasan Milenial Butuh Asuransi Kesehatan

People with icons related to car insurance

Kamu tentu tahu bahwa penyakit bisa menyerang siapa saja, tanpa memandang usia. Usia muda bukan jaminan, bahwa kamu akan terus dalam kondisi sehat. Saat sakit, kamu membutuhkan uang yang tak sedikit, untuk membayar biaya rumah sakit. Tentu tak masalah jika sudah ada dana tak terduga yang telah kamu persiapkan jauh-jauh hari, namun bagaimana jika dana itu tak ada sama sekali?

Perawatan di Rumah Sakit Butuh Biaya yang Tak Sedikit

Saya pernah mendengar celetukan seorang teman yang mengatakan bahwa, sakitnya orang yang dirawat di rumah sakit itu disebabkan oleh dua hal. Hal pertama tentu saja adalah penyakit yang memang dideritanya, sedangkan hal yang kedua, penyakitnya yang diperparah karena memikirkan biaya rumah sakit. Setelah saya renungkan lagi, celetukan teman itu memang benar juga adanya.

Perawatan di rumah sakit bagi sebagian besar orang, merupakan hal yang mewah. Mengapa demikian? Karena biaya perawatan di rumah sakit yang terbilang besar. Mulai dari biaya yang dikeluarkan untuk rawat inap, obat-obatan, serta peralatan medis lain yang digunakan. Semakin parah penyakit yang diderita, maka akan semakin membengkak biaya yang harus kamu keluarkan.

Biaya rumah sakit ini bukannya stagnan saja, melainkan terus meningkat setiap waktunya. Biaya rumah sakit sekarang, jauh lebih besar dibanding beberapa tahun lalu, dan akan terus meningkat seiring bertambahnya waktu. Syukurlah jika memang si pasien memiliki asuransi yang akan menanggung semua biaya rumah sakit, kalau tidak? Mereka butuh pinjam uang ke sana dan sini.

Saya sendiri termasuk orang yang prihatin melihat banyaknya kejadian, di mana banyak pasien yang memiliki hutang jutaan rupiah pada rumah sakit. Hal ini pun memicu saya untuk rajin menabung, agar nantinya uang tersebut bisa digunakan saat saya jatuh sakit. Namun, ada satu hal yang mengusik saya, bagaimana jika tabungan ini nantinya tak mencukupi untuk biaya rumah sakit?

Akhirnya, setelah saya pertimbangkan dengan matang, saya pun memutuskan untuk memproteksi diri saya, dengan menggunakan asuransi kesehatan. Sama seperti menabung pada umumnya, namun dengan pengembalian yang lebih besar. Jika sekiranya nanti saya butuh biaya yang cukup besar untuk penyakit yang saya derita, semuanya akan ditanggung oleh pihak asuransi kesehatan.

Usia Muda Bukan Alasan untuk Tak Menggunakan Asuransi Kesehatan

Bagi sebagian besar kaum milenial atau para generasi muda, asuransi belum masuk daftar prioritas utama mereka. Data menunjukkan bahwa tak sampai 10 persen milenial Indonesia, yang telah memiliki asuransi kesehatan. Alasannya tentu saja karena fisik yang masih sehat, sehingga mustahil penyakit kritis dapat menyerang. Padahal, penyakit bisa datang tanpa memandang usia.

Pandangan skeptis akan asuransi kesehatan ini juga, yang membuat beberapa teman menganggap keputusan saya membeli asuransi di usia muda adalah sebuah kesalahan. Mereka bilang, kecil sekali kemungkinan saya dijangkiti penyakit di usia muda ini. Takutnya nanti, uang yang saya bayarkan pada pihak asuransi, akan terbuang sia-sia begitu saja karena tak pernah saya klaim.

Anggapan seperti inilah yang menurut saya harus diluruskan. Usia yang masih muda, sama sekali tak menjamin saya, kamu ataupun mereka akan selalu sehat. Bagaimana jika tiba-tiba saya jatuh sakit, karena sibuk bekerja sehingga mengabaikan waktu istirahat dan asupan makanan? Bagaimana jika tiba-tiba terjadi kecelakaan, yang membuat saya harus terbaring di rumah sakit?

Saya tentu akan semakin pusing memikirkan biaya rumah sakit yang membludak, jika saya tak memakai asuransi kesehatan. Dengan adanya asuransi kesehatan, saya bisa menikmati fasilitas terbaik di rumah sakit, tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun. Saya tak perlu meminjam uang pada kerabat ataupun teman, serta tak membuat kedua orang tua saya menjadi terbebani.

Dengan membeli asuransi kesehatan, saya jadi lebih bisa mengelola keuangan dengan baik. Saya belajar untuk menyisihkan sebagian pendapatan saya, untuk investasi masa depan ini. Jadi, gak ada yang namanya foya-foya, dengan membeli barang yang sebetulnya tak memiliki nilai manfaat. Kamu pun seharusnya juga begini, daripada uang habis tak jelas, lebih baik diasuransikan saja.

Semakin Muda, Maka Semakin Murah Biaya Asuransi Kesehatan

Selain biaya rumah sakit yang besar, alasan lain yang mendorong saya membeli asuransi di usia muda adalah biayanya yang lebih murah. Tahukah kamu, kalau semakin tinggi usiamu saat membeli asuransi kesehatan, maka premi yang akan dibayarkan akan semakin besar? Jadi, sama sekali tak rugi deh jika kamu memutuskan untuk membeli asuransi kesehatan dari sekarang.

Alasan rendahnya premi ini sebenarnya simpel sekali, semakin muda seseorang, maka kemungkinan ia menderita penyakit juga lumayan kecil. Jadi, kemungkinan pihak asuransi untuk menanggung biaya rumah sakit, terutama untuk penyakit kritis, pun tak begitu besar. Walaupun preminya kecil, namun dana pertanggungan yang diberikan pihak asuransi akan tetap sama jumlahnya.

M!Protection, Asuransi Kesehatan dari Sequis untuk Para Milenial

Mengingat masih sedikitnya generasi milenial yang tertarik untuk menggunakan asuransi kesehatan, Sequis pun meluncurkan produk M!Protection. M!Protection merupakan produk asuransi kesehatan yang didesain khusus untuk para milenial. Berbeda dengan asuransi konvensional, M!Protection akan menarik minat para milenial lewat fitur khusus yang dimilikinya.

Bagi kamu yang ingin menggunakan asuransi kesehatan M!Protection ini, bisa memilih satu di antara 3 premi plan yang ramah di kantong. Pertama, tipe starter dengan premi mulai dari Rp383.000 per tahun. Kedua, tipe moderate yang besaran preminya mulai dari Rp525.000 per tahun. Ketiga, ada tipe advanced yang besaran preminya mulai dari Rp1.300.000 per tahun.

Bayangkan saja, dengan hanya membayar kurang dari Rp50.000 per bulannya, kamu sudah bisa mendapatkan layanan rumah sakit dengan gratis. Besaran premi asuransi kesehatan M!Protection tersebut, bahkan kurang dari uang yang kamu gunakan berbelanja setiap hari. Jadi, jika kamu mengatakan asuransi kesehatan itu mahal, berarti kamu hanya mencari alasan untuk tak membelinya.

Dengan besaran premi yang lumayan terjangkau ini, kamu bisa mendapatkan pelayanan yang maksimal dari rumah sakit. M!Protection sendiri memberikan jaminan atas biaya harian kamar rumah sakit, cacat total dan tetap, disabilitas, dan penyakit kritis. Tak hanya itu, M!Protection juga menjamin biaya perawatan penyakit mental, seperti bipolar, Obsessive Compulsive Disorder (OCD) dan skizofrenia.

Satu lagi fitur asuransi kesehatan Sequis, yang akan sangat diminati oleh milenial yang tak suka ribet dalam mengurus dokumen. Proses klaim asuransi kesehatannya bisa dilakukan secara cashless, jika kamu berobat di rumah sakit rekanan Sequis. Jadi, jika kamu ingin melakukan klaim, tinggal tunjukkan kartu peserta dan kartu identitasmu saja pada petugas pendaftaran rumah sakit.

Jangan jadikan usia muda sebagai alasan untuk tak menggunakan asuransi kesehatan. Semakin kamu menunda, maka biaya premi asuransi kesehatan akan semakin naik, begitupun dengan biaya rumah sakit. Kamu tentu tak ingin dipusingkan dengan biaya rumah sakit, saat kamu sendiri tengah terbaring lemah di ranjang rumah sakit. Maka dari itu, permudah hidupmu dengan memakai asuransi kesehatan.